Kalkulator PPN KMS
Kalkulator untuk menghitung PPN Kegiatan Membangun Sendiri (KMS)
Kalkulator PPN KMS
Hitung Pajak Pertambahan Nilai atas Kegiatan Membangun Sendiri.
Informasi Penting & Dasar Hukum
Dasar Hukum: Peraturan ini mengacu pada UU HPP No. 7 Tahun 2021 dan PMK Nomor 61/PMK.03/2022.
Syarat Utama: PPN KMS dikenakan jika luas bangunan yang dibangun minimal 200 m² (dua ratus meter persegi).
Rumus Perhitungan:
- Dasar Pengenaan Pajak (DPP): 20% dari Total Biaya Pembangunan.
- Tarif PPN: 11% (sesuai tarif PPN yang berlaku).
- PPN KMS Terutang: Tarif PPN × DPP = 11% × (20% × Total Biaya) = 2.2% × Total Biaya.
Disclaimer: Kalkulator ini adalah alat bantu. Untuk kepastian hukum, silakan berkonsultasi dengan konsultan pajak atau Account Representative (AR) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdaftar.
Dasar Hukum & Ketentuan Perhitungan
Pelajari aturan, tarif, dan mekanisme teknis pengenaan pajaknya.
Dasar Hukum & Ketentuan PPN Kegiatan Membangun Sendiri (KMS)
PPN Kegiatan Membangun Sendiri (KMS) diatur dalam PMK Nomor 64/PMK.03/2022. Pajak ini dikenakan atas pembangunan gedung atau tempat tinggal yang dilakukan sendiri oleh orang pribadi atau badan tanpa menggunakan jasa kontraktor berstatus PKP.
Kriteria Objek Bangunan Terkena PPN KMS:
- Konstruksi utama berupa kayu, beton, pasangan batu bata atau baja yang diperuntukkan bagi tempat tinggal atau tempat usaha.
- Luas keseluruhan bangunan yang dibangun mencapai minimal 200 m² (baik sekaligus maupun bertahap).
Rumus & Skema Perhitungan Tarif:
Dasar Pengenaan Pajak (DPP) KMS adalah 20% dari total biaya yang dikeluarkan setiap bulannya (tidak termasuk harga perolehan tanah). Tarif efektif PPN KMS dihitung dengan rumus:
PPN Terutang = Tarif PPN Berlaku × 20% × Biaya Pembangunan Riil (di luar tanah)
Penyetoran PPN KMS dilakukan menggunakan Kode Akun Pajak (KAP) 411211 dan Kode Jenis Setor (KJS) 103 paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pengeluaran biaya pembangunan.
Butuh Aplikasi Ujian SKT Kuasa Wajib Pajak?
Akses modul latihan resmi, pembahasan kasus terperinci, dan simulasi CBT agar lulus Ujian Kompetensi dengan nilai optimal.